|
| |
|
Festival Bahari, Puncak Visit Makassar 2011 |
|
Jumat, 09 September 2011 11:54 |
Hiruk-pikuk Visit Makassar sepanjang 2011, nyaris tak pernah berhenti. Event demi event kepariwisataan yang digelar di kota Anging Mammiri ini, baik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar, maupun sejumlah kegiatan yang digelar oleh berbagai instansi atau lembaga lainnya.
Termasuk pula kegiatan yang dihelat oleh kelompok-kelompok masyarakat, telah memberi dampak positif atas jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Makassar. Fakta yang terjadi di lapangan, kalangan penerbangan internasional mengakui bahwa, dengan digelarnya Visit Makassar 2011 dengan segudang event yang memikat, telah mendongkrak tajam jumlah penumpang pesawat udara yang datang ke Makassar melalui Bandarara Internasional Sultan Hasanuddin.
Demikian pula dari kalangan usaha perhotelan, mereka memberi pengakuan berdasarkan tingkat hunian kamar hotel yang meningkat tajam, sejak berbagai event yang digelar dalam rangka Visit Makassar 2011.
Bahwa tujuan digelarnya Visit Makassar 2011, adalah tidak lain untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Makassar. Selain, mengajak para wisatawan yang selama ini kebanyakan hanya transit sebentar di Bandara Sultan Hasanuddin, lalu melanjutkan perjalanan ke Tana Toraja atau Bira, atau daerah-daerah lainnya di Sulsel ; agar mereka bisa menginap di Makassar untuk beberapa hari sebelum berkunjung ke daerah tujuan wisata di luar Makassar yang terdapat di Sulsel.
Selama ini, memang harus diakui bahwa, bahwa wisatawan manca negara yang hanya transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kebanyakan langsung menuju tujuan wisata seperti Bantimurung di Maros, objek wisata budaya di Tana Toraja, Polman dan sekitarnya, atau ke Bira dan Kajang di Bulukumba.
Namun dengan event yang digelar sepanjang Visit Makassar 2011, para wisatawan sudah kebanyakan yang tertarik singgah, atau memang berkunjung khusus, untuk menyaksikan berbagai objek wisata di Kota Makassar, seperti wisata budaya ke Fort Rotterdam, makam raja-raja Tallo, makam Syekh Yusuf dan makam Sultan Hasanuddin yang terdapat di perbatasan Makassar – Kabupaten Gowa. Juga wisata laut di sekitar pulau-pulau kecil yang dimiliki Makassar, seperti pulau Lae-lae, Barang Lompo, Barang Caddi, Samalona, Kayangan dan yang lainnya.
Selain itu, wisatawan juga banyak yang tertarik menikmati objek wisata belanja, serta wisata kuliner di sejumlah tempat, yang menghidangkan berbagai jenis makanan khas Makassar, seperti Coto, Pallu Basa, Konro, Sup & Ikan Bakar, Pallu Mara, Pallu Kaloa, Sup Kepala Ikan, atau sejumlah makanan khas Makassar lainnya.
Skala Internasional
Adalah Festival Bahari 2011, event internasional yang akan digelar selama delapan hari, yakni pada tanggal 11 – 18 September 2011, adalah puncak pelaksanaan Visit Makassar 2011.
Pada festival ini, akan digelar berbagai lomba, berbagai atraksi dan pertunjukan yang menakjubkan, seperti atraksi Boogie Jump & Tandem, dimana setiap peserta akan memamerkan kekompakan melayang di udara dengan payung, dan akan mendarat di anjungan Pantai Losari. Pada event ini, juga akan digelar lomba ketepatan mendarat pada titik yang tersedia di anjungan Losari.
Peserta pada event internasional ini, selain pesertanya dari dalam negeri, juga akan diikuti oleh peserta dari sejumlah negara, misalnya untuk event terjung payung massal.
Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, seusai memimpin rapat panitia Festival Bahari di Balaikota pada 2 Agustus lalu mengatakan, dengan event ini diharapkan masyarakat Makassar dan wisatawan manca negara yang berkunjung ke makassar, bisa menyaksikan berbagai atraksi menarik pada festival ini.
Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, penyelenggaraan festival ini merupakan tugas dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata," Selain lomba terjun payung, juga akan digelar atraksi perahu air. Ratusan perahu tradisional seperti sandeq, jolloro, katinting serta sekoci ikut memeriahkan Festival Bahari dengan berbagai even lomba.
Penggemar olahraga jet ski juga bisa mengambil bagian dari perhelatan Festival Bahari yang direncanakan menjadi atraksi terbesar di Indonesia. Lamanya waktu pelaksanaan even mencapai delapan hari membuat Festival Bahari 2011 di Makassar berbeda dari even serupa sebelumnya. Festival Bahari di Bali hanya dilaksanakan selama tiga hari.
Berbagai atraksi budaya seperti tarian massal di atas perahu melibatkan ratusan mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar, akan semakin menyemarakkan kegiatan. Juga akan digelar lomba jalan sehat dan fun bike, demikian Walikota menguraikan.
Ajang Promosi
Dengan kehadiran sejumlah wisatawan manca negara untuk menyaksikan atau menjadi peserta pada event Festival Bahari ini, tentunya akan merupakan kesempatan emas bagi Makassar untuk mempromosikan diri.
Sejumlah objek wisata, baik wisata bahari, wisata budaya, wisata kuliner, atau objek-objek wisata lainnya, tentunya akan mendapatkan kesempatan untuk diperkenalkan kepada mereka. Dan bila mereka para wisatawan atau pun para peserta festival telah menyaksikan dan menikmati sejumlah objek wisata di kota ini, tentunya kepada mereka diharapkan dapat berceritra tentang Makassar di negaranya masing-masing. Dengan harapan bahwa wisatawan dari berbagai negara akan mengalir lebih banyak ke Makassar.
Dengan adanya harapan seperti ini, maka tentu saja para pelaku pariwisata dui Makassar hendaknya sejak awal sudah bersiap-siap menyambut gemuruh Festival Bahari ini. Para pengelola objek wisata, para pengelola sarana pariwisata seperti hotel, restoran, atau di kalangan pengelola kuliner lainnya, juga para pengrajin cinderamata, pengelola wisata hiburan, wisata laut, wisata pulau, semuanya tentu diharapkan kesiapannya yang sungguh-sungguh, agar tujuan festival ini benar-benar dapat terwujud dengan baik.
Kita semua tentu berkeinginan, agar ada dampak positif yang nantinya sukses ditorehkan oleh event Festival Bahari ini. Dan tidak menjadi sesuatu yang sia-sia. (Sumber : lintasterkini.com)
|
|
|
(05/20/13)
Konferensi CAPDI di Makassar Juga Bahas Masalah Rohingya
Makassar,- Kekerasan yang dialami warga Rohingya di Myanmar menarik perhatian serius dunia. Masalah tersebut juga menjadi salah satu persoalan yang akan dibahas dalam konferensi Centrist Asia Pacific ...
Read more...
(05/18/13)
Makassar Segera Miliki Underpass
Makassar,- Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional VI Makassar, SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Makassar sedang melakukan tender pembangunan untuk memulai pembangunan jalan bawah tanah (un...
Read more...
(05/17/13)
Festival Seni Budaya Prancis Hadir di Makassar
Makassar,- Institut Francais Indonesia (IFI) akan menghadirkan seni musik dan akrobatik di Universitas Hasanuddin, Makassar. Menurut Pembantu Rektor IV Unhas Dr Dwiah Ariestina, kerjasama IFI dan Unha...
Read more...
(05/14/13)
MAKASSAR MALL: Terbesar di KTI, Bangunan Bakal Diluncurkan Agustus 2013
Makassar,- Mall of Makassar (MoM) bakal diluncurkan pada Agustus tahun ini sejalan dengan pengerjaan renovasi yang hampir selesai. "Soft opening dijadwalkan agustus 2013. Saat ini renovasi pekerjaan ...
Read more...
(05/13/13)
Cari Solusi Macet, Pemkot Makassar Undang Para Ahli
Makassar,- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan menggelar workshop dengan bahasan solusi pertumbuhan dan masalah jalan di Makassar. Workshop akan digelar di Makassar, Senin (13/5/2013) besok. Wali ...
Read more...
(05/08/13)
14 Mei, Tarif Tol Makassar Naik Sampai 14%
Makassar,- Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No 193/KPTS/M/2013 tertanggal 7 Mei 2013 menetapkan bahwa jalan tol Makassar yang berada dalam pengolahan PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) akan mengalami ken...
Read more...
(05/07/13)
Disdik Makassar Harap Tahun Depan Soal UN dicetak Provinsi
Makassar,- Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat, Senin (6/5) berjalan dengan lancar dan tepat waktu serta tidak ditemukannya kekurangan soal. Di Makassar,...
Read more...
(04/24/13)
Dana Korban Banjir Rp1,5 M Dikembalikan
Makassar,- Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp1,5 miliar yang sedianya ditujukan bagi korban banjir telah dikembalikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ke pusat awal April lalu. Dana tersebut tidak dima...
Read more...
(04/17/13)
Rumah Kos Makassar Dikenakan Pajak
Makassar,- Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Makassar mulai memberlakukan pajak bagi rumah kos yang dianggap ekslusif setingkat wisma. "Tahun ini mulai diberlakukan pajak rumah kos eksklusif. B...
Read more...
(04/09/13)
Pemkot Hentikan Bantuan Usaha Kecil
Makassar,– Penyaluran dana bantuan pengembangan usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM) dihentikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Langkah ini dilakukan menyusul macetnya pengembalian d...
Read more...
|
|
|
 |
|
| |
|
| |
|
Makassar,- Inilah destinasi liburan yang luar biasa di timur Indonesia. Pantai, pulau, gunung, kota, kuliner dan belanja, semua ada dan penuh pesona di Ibukota Sulawesi Selatan ini. Ayo liburan ke Makassar, Karaeng!
Di kawasan Indonesia Timur, Makassar menjadi kota yang paling besar sekaligus penting, termasuk untuk berwisata. Jika Anda ingin menjelajah jauh di Indonesia, Makassar adalah titik yang sempurna untuk memulai hal tersebut.
Makassar bisa dijangkau dari Jakarta dengan pesawat menuju Bandara Sultan Hasanuddin yang keren atau... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar,- Jika lampu jalan dekat rumah Anda padam, tak perlu lagi khawatir. Cukup telepon call center UPTD Penerangan Jalan Umum Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar. Nomor telepon dapat dihubungi, 0411449340. Petugas call center membuka layanan selama 24 jam.
"Kalau mau cepat, bilang, saya anggota dewan. Cepat itu dilayani," sebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum, M Ansar menjawab pertanyaan anggota dewan soal keluhan warga karena lampu jalan di dekat rumahnya padam. Petugas dikeluhkan karena telat memperbaikinya.
Baca selengkapnya ...
|
|
Imlek adalah perwujudan syukur petani di Tiongkok atas hasil panen. Tahun baru Imlek atau “Sintjia” sebentar lagi akan tiba. Bagi masyarakat Tiongkok ini adalah hari yang paling ditunggu. Begitu juga dengan komunitas China di Indonesia, untuk yang masih keturunan China asli atau peranakan. Mereka menyambut perayaan tahun baru ini yang sarat makna dan ritual.
Saat tahun baru, warna merah serentak mendominasi dekorasi setiap tempat. Mulai dari lampion, hiasan naga, barongsai, angpau,... Baca selengkapnya ...
|
|
Tanggal 12 Rabiul Awal Dalam catatan historis, Maulid dimulai sejak zaman kekhalifahan Fatimiyah di bawah pimpinan keturunan dari Fatimah az-Zahrah, putri Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini dilaksanakan atas usulan panglima perang, Shalahuddin al-Ayyubi (1137M-1193 M), kepada khalifah agar mengadakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Tujuannya adalah untuk mengembalikan semangat juang kaum muslimin dalam perjuangan membebaskan Masjid al-Aqsha di Palestina dari cengkraman kaum Salibis. Yang kemudian, menghasilkan efek besar berupa semangat jihad umat Islam menggelora pada saat itu. Secara subtansial, perayaan Maulid Nabi adalah sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan... Baca selengkapnya ...
|
|
Bulan ini merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam. Pasalnya, di bulan ini kaum muslimin dari berbagai belahan dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima.
Ibadah haji adalah ritual ibadah yang mengajarkan persamaan di antara sesama. Dengannya, Islam tampak sebagai agama yang tidak mengenal status sosial.
Kaya, miskin, pejabat, rakyat, kulit hitam ataupun kulit putih semua memakai pakaian yang sama. Bersama-sama melakukan aktivitas... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar,- Makassar di Sulawesi Selatan dapat menjadi destinasi akhir pekan Anda kali ini. Di sana terdapat destinasi wisata berupa pulau yang cantik hingga tempat-tempat bersejarah. Tak ketinggalan, kulinernya sangat lezat!
Sulawesi menyimpan banyak wisata menarik untuk traveler. Di Ibukota Sulawesi Selatan, Makassar, Anda dapat mengunjungi tempat-tempat bersejarah, pulau cantik dengan pasir putih, dan juga kulinernya yang terkenal lezat. Berakhir pekan di Makassar sangat menyenangkan.
Dari situs resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dikunjungi detikTravel, Jumat (31/8/2012), terdapat banyak destinasi wisata untuk traveler... Baca selengkapnya ...
|
|
Bulan Ramadhan adalah bulan yang selalu dinanti – nanti. bagi orang – orang mukmin, kepergian bulan Ramadhan jauh lebih disesalkan daripada kepulangan seorang tamu mulia yang berlalu pergi. Tak heran bilamana para salaf dahulu berdoa jauh – jauh hari sebelum Ramadhan datang : "Yaa Allah, pertemukanlah aku dengan Ramadhan, dan pertemukanlah Ramadhan denganku, dan jadikan amal ibadahku pada bulan mulia itu diterima disisi Mu"
Sekilas kita bertanya – tanya, " apa sih keutamaan bulan Ramadhan dibandingkan bulan – bulan yang lain ? " dalam... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar,- Senja menyorot di pesisir pantai membuat Fort Rotterdam yang terletak di tengah Kota Makassar yang menghadap ke laut menjadi tempat santai dan berpose.
Di lokasi saksi bisu sejarah perjuangan Sultan Hasanuddin itu, setiap hari, ratusan hingga ribuan pengunjung baik wisatawan lokal maupun mancanegera.
Segudang ilmu dan pengalaman bisa dibawa dari benteng yang berbentuk seperti penyu itu. Selain mengunjungi dua musium, I Lagaligo Sejarah dan I Lagaligo Budaya yang berada di dalam benteng, pengunjung pun bisa melihat tempat... Baca selengkapnya ...
|
|
Eksotisme Pulau Kapoposang, Segitiga Emas Terumbu Karang
Bila Anda pelancong, tak lengkap rasanya kalau tidak ke Pulau Kapoposang. Pulau yang berbatasan langsung dengan Nusa Tenggara Barat, ini merupakan surge bagi diver (penyelam). Untuk memperkenalkan deretan kawasan Spermonde atau gugusan pulau-pulau kecil di sepanjang garis pantai perairan Makassar yang eksotis dengan pemandangan bawah lautnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel bekerja sama dengan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Sulsel menggelar Press Tour & Marine Excursion di Kepulauan Spermonde, Jumat-Minggu, 18-20 Mei.
Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar,- Pergi ke Makassar jangan lupa mencoba makanan otak-otak merk Ibu Elly. Otak-otak yang dibungkus daun pisang ukurannya lebih besar dibanding otak-otak yang ada di Jakarta. Bisa dibeli di tokonya di Jl Kijang Makassar, Sulawesi Selatan. Bungkusan otak-otaknya selalu dibungkus daun warna hijau muda yang masih segar dan harga Rp 2.800 per buah.
Untuk yang tinggal di Jakarta sudah ada cabang di Pantai Indah Kapuk dan Jalan Fatmawati yang dikelola anaknya. Setiap hari otak-otak dengan rasa ikan tengiri ini memproduksi 10.000 bungkus otak-otak. Sebagian besar untuk oleh-oleh wisatawan yang habis melancong... Baca selengkapnya ...
|
|
Jakarta, Jika berkunjung ke Makassar, bersiaplah memanjakan lidah dengan sejumlah kenikmatan kuliner. Hidangan laut tentu saja menjadi pilihan pertama. Tapi bukan Makassar bila tanpa makanan khas kota ini: hidangan olahan daging berkuah, sarat rempah khas Makassar.
Sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia timur, menu makanan Makassar merupakan hasil perpaduan budaya sejumlah daerah. Budaya Cina dan Arab sangat kental mempengaruhi rasa dan menu makanan khas wilayah ini. Berikut ini beberapa menu khas Kota Daeng. Baca selengkapnya ...
|
|
Hiruk-pikuk Visit Makassar sepanjang 2011, nyaris tak pernah berhenti. Event demi event kepariwisataan yang digelar di kota Anging Mammiri ini, baik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar, maupun sejumlah kegiatan yang digelar oleh berbagai instansi atau lembaga lainnya.
Termasuk pula kegiatan yang dihelat oleh kelompok-kelompok masyarakat, telah memberi dampak positif atas jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Makassar. Fakta yang terjadi di lapangan, kalangan penerbangan internasional mengakui bahwa, dengan digelarnya Visit Makassar 2011 dengan segudang event yang memikat, telah mendongkrak tajam... Baca selengkapnya ...
|
|
Bosan dengan rutinitas kerja Anda...? liburan yang itu-itu saja, dan tempat-tempat yang sudah Anda hapal betul letaknya...? Anda ingin sesuatu yang baru, segar, sejuk, dan belum pernah Anda kunjungi sebelumnya...?
Cobalah untuk benar-benar kabur, get away. Lakukan liburan yang sesungguhnya. Nikmati sebuah liburan seru di Pulau Samalona, Kota Makassar. Pulau kecil ini berada di wilayah Kota Makassar, termasuk dalam jajaran gugus pulau-pulau kecil. Untuk menjangkaunya cukup mudah, yang Anda perlukan adalah tiket perjalanan menuju Kota Makassar, dan dari Kota Makassar telah tersedia... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Sungai Tallo yang tenang dan cokelat membuat kami tak was-was menelusuri perjalanan ke Desa Lakkang dari Dermaga Universitas Hasanuddin akhir pekan kemarin. Tak ada kekhawatiran tersirat di antara rombongan kami yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara, Pak Tua mendekati saya, "sebenarnya banyak buaya di sungai ini," ia berbisik tanpa senyum.
Perjalanan menggunakan katinting (ucapan warga untuk perahu yang kami naiki) dari Dermaga Unhas ke Desa Lakkang hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit. Di kiri kanan tepian sungai menghampar pohon...Baca selengkapnya ...
|
|
Potensi laut yang masih tertidur. Transportasi menjadi kendala pengembangannya. Meski dilingkupi alam yang ganas, tak luput dari pencurian. Kaki Reflina Imania Juwita berayun-ayun mengikuti irama dangdut sekadarnya. Malam itu menjadi penutup kunjungan di Taman Nasional Taka Bonerate, Selayar, Sulawesi Selatan. Reflina bersama enam kawannya dari Forum Penyelam Mahasiswa Indonesia (FPMI) bergabung dalam ekspedisi Taka Bonerate dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu. Baca selengkapnya ...
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
|
|
|