|
| |
|
Tanri Abeng to Build Cultural Museum in Rotterdam |
|
Sabtu, 26 Februari 2011 18:52 |
Makassar, Former Minister of State Enterprises Tanri Abeng who became the originator of the staging epic I La Galigo, will build a cultural and historical museum in Fort Rotterdam in Makassar, South Sulawesi. "After staging the epic I La Galaligo, we hope that the cultural and historical museum will also be built in Fort Rotterdam in Makassar," he said here Friday.
He added that there are officials who do not know the heroism saga of South Sulawesi I La Galigo which drove him to establish the museum filled with works of literature like epic I La Galigo. Tanri Abeng that explained Surek Galigo also called La Galigo was an epic and myth of Buginese civilization in South Sulawesi written between the 13th and 15th centuries in the form of poetry in the ancient Bugisnese language.
The story was written in ancient Bugisnese Lontara letters, composed in pentameter and in addition to tell the story of human origins, also serves as a daily practical almanac.
The epic I La Galigo is the oldest and longest in the world before the epic of Mahabharata of India. It mostly contained poetry written in ancient Bugisnese language.
This epic tells the story of Sawerigading, a courageous hero and also foreigners.
He said that the epic I La Galigo Surek is not a history text because it is full of myth and extraordinary events. However, the epic is still given to show historians the Buginese culture before the 14th century.
"This is just a piece of the story as I know, there are many more other literacy in this epic. In fact, the original text translator who was invited by the Dutch Government to translate some 6,000 pages of the manuscript, Muhammad Salim is able to translate it in a period of 5.2 years," Tanri Abeng noted.
Therefore, the national businessman from Selayar district (South Sulawesi) said, it is very sad if there are officials or many people who did not know the epic figure of I La Galigo who received a recognition as a world heritage.
Hence, I will try to create a cultural and historic museum for the younger generation who wanted to know about the literary works of South Sulawesi and do no need to go overseas to study it, he said.
"If you want to study literature or the heroic figure of the Buginese in Makassar there is is no need to go abroad, and simply go to Fort Rotterdam museum. I do not want the younger generation to forget that in South Sulawesi the world has ever given birth to a legacy" Tanri Abeng said. (KR-LWA/O001)
|
|
|
(05/09/12)
Program Pertanian Sulsel Dinilai Gagal
Makassar, Sejumlah program pertanian yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dinilai gagal dan tidak menguntungkan petani di beberapa daerah di Sulsel. Hal itu dikatakan anggota...
Read more...
(05/05/12)
Lezatnya Otak-otak Makassar
Makassar,- Pergi ke Makassar jangan lupa mencoba makanan otak-otak merk Ibu Elly. Otak-otak yang dibungkus daun pisang ukurannya lebih besar dibanding otak-otak yang ada di Jakarta. Bisa dibeli di tok...
Read more...
(05/05/12)
Relawan Jepang Ikut Kelola Sampah
MAKASSAR,- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pertamanan dan Keindahan mengadakan sosialisasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Tahun Anggaran 2012, Kamis (3/5) di Hotel Losari Metro. Dalam ...
Read more...
(05/03/12)
Investor Brasil Tinjau TPA Tamangapa
MAKASSAR – Investor asal Brasil-Amerika Serikat,Veniteli menunjukkan keseriusannya untuk membangun pabrik pengolahan sampah di Kota Makassar. Kemarin, manajemen Veniteli melakukan peninjauan ke Tem...
Read more...
(04/23/12)
Perbaikan jalan di Makassar capai Rp25 miliar
Makassar, Anggaran pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di kota Makassar mencapai Rp25 miliar lebih selama tahun anggaran 2012. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Andi Mu...
Read more...
(03/26/12)
Bosowa Constructing Hotels Worth Rp400 Billion in Makassar
Makassar, The PT Bosowa Corporation is constructing two star-rated hotels in Makassar and Bali at a total cost of Rp400 billion, its owner said. "The construction of the two hotels should be complete ...
Read more...
(03/06/12)
Wali Kota Nilai Idris Tak Berprestasi
Makassar, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin angkat suara terkait pengunduran diri Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Idris Patarai. Wali Kota menyatakan, langkah tersebut sangat tepat ...
Read more...
(02/08/12)
Empat Berkuah dari Makassar
Jakarta, Jika berkunjung ke Makassar, bersiaplah memanjakan lidah dengan sejumlah kenikmatan kuliner. Hidangan laut tentu saja menjadi pilihan pertama. Tapi bukan Makassar bila tanpa makanan khas kota...
Read more...
(02/08/12)
UIN Makassar-Brunei Darussalam Kerja Sama Pendidikan
Makassar, Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan kerja sama pendidikan dengan Kementerian Agama Brunei Darussalam. Rektor UIN Kadir Gassing di Makassar, ...
Read more...
(02/08/12)
Permintaan Komputer Diprediksi Naik 10%
Makassar, Permintaan komputer jenis netbook, notebook, maupun personal computer (PC) desktop di Sulsel diprediksi naik 10%.Kenaikan tersebut dipicu dengan pertumbuhan ekonomi daerah ini. ...
Read more...
|
|
|
 |
|
| |
|
| |
|
Makassar,- Pergi ke Makassar jangan lupa mencoba makanan otak-otak merk Ibu Elly. Otak-otak yang dibungkus daun pisang ukurannya lebih besar dibanding otak-otak yang ada di Jakarta. Bisa dibeli di tokonya di Jl Kijang Makassar, Sulawesi Selatan. Bungkusan otak-otaknya selalu dibungkus daun warna hijau muda yang masih segar dan harga Rp 2.800 per buah.
Untuk yang tinggal di Jakarta sudah ada cabang di Pantai Indah Kapuk dan Jalan Fatmawati yang dikelola anaknya. Setiap hari otak-otak dengan rasa ikan tengiri ini memproduksi 10.000 bungkus otak-otak. Sebagian besar untuk oleh-oleh wisatawan yang habis melancong... Baca selengkapnya ...
|
|
Jakarta, Jika berkunjung ke Makassar, bersiaplah memanjakan lidah dengan sejumlah kenikmatan kuliner. Hidangan laut tentu saja menjadi pilihan pertama. Tapi bukan Makassar bila tanpa makanan khas kota ini: hidangan olahan daging berkuah, sarat rempah khas Makassar.
Sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia timur, menu makanan Makassar merupakan hasil perpaduan budaya sejumlah daerah. Budaya Cina dan Arab sangat kental mempengaruhi rasa dan menu makanan khas wilayah ini. Berikut ini beberapa menu khas Kota Daeng. Baca selengkapnya ...
|
|
Hiruk-pikuk Visit Makassar sepanjang 2011, nyaris tak pernah berhenti. Event demi event kepariwisataan yang digelar di kota Anging Mammiri ini, baik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar, maupun sejumlah kegiatan yang digelar oleh berbagai instansi atau lembaga lainnya.
Termasuk pula kegiatan yang dihelat oleh kelompok-kelompok masyarakat, telah memberi dampak positif atas jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Makassar. Fakta yang terjadi di lapangan, kalangan penerbangan internasional mengakui bahwa, dengan digelarnya Visit Makassar 2011 dengan segudang event yang memikat, telah mendongkrak tajam... Baca selengkapnya ...
|
|
Bosan dengan rutinitas kerja Anda...? liburan yang itu-itu saja, dan tempat-tempat yang sudah Anda hapal betul letaknya...? Anda ingin sesuatu yang baru, segar, sejuk, dan belum pernah Anda kunjungi sebelumnya...?
Cobalah untuk benar-benar kabur, get away. Lakukan liburan yang sesungguhnya. Nikmati sebuah liburan seru di Pulau Samalona, Kota Makassar. Pulau kecil ini berada di wilayah Kota Makassar, termasuk dalam jajaran gugus pulau-pulau kecil. Untuk menjangkaunya cukup mudah, yang Anda perlukan adalah tiket perjalanan menuju Kota Makassar, dan dari Kota Makassar telah tersedia... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Sungai Tallo yang tenang dan cokelat membuat kami tak was-was menelusuri perjalanan ke Desa Lakkang dari Dermaga Universitas Hasanuddin akhir pekan kemarin. Tak ada kekhawatiran tersirat di antara rombongan kami yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara, Pak Tua mendekati saya, "sebenarnya banyak buaya di sungai ini," ia berbisik tanpa senyum.
Perjalanan menggunakan katinting (ucapan warga untuk perahu yang kami naiki) dari Dermaga Unhas ke Desa Lakkang hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit. Di kiri kanan tepian sungai menghampar pohon...Baca selengkapnya ...
|
|
Potensi laut yang masih tertidur. Transportasi menjadi kendala pengembangannya. Meski dilingkupi alam yang ganas, tak luput dari pencurian. Kaki Reflina Imania Juwita berayun-ayun mengikuti irama dangdut sekadarnya. Malam itu menjadi penutup kunjungan di Taman Nasional Taka Bonerate, Selayar, Sulawesi Selatan. Reflina bersama enam kawannya dari Forum Penyelam Mahasiswa Indonesia (FPMI) bergabung dalam ekspedisi Taka Bonerate dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu. Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Staf ahli Bidang Perekonomian Pemerintah Kota Makassar, Abdul Madjid Sallatu, mengatakan, untuk menjadi kota dunia, Makassar harus merevitalisasi perencanaan pembangunannya. Makassar bisa mengambil referensi dari India dan Cina.
Hal tersebut diungkapkan oleh Madjid di ruang pola kantor Wali Kota Makassar saat memaparkan hasil pertemuan 43 wali kota sedunia dalam World Cities Summit di Singapura. Revitalisasi tersebut harus memperhatikan empat indikator penting, yakni arus manusia, bagaimana fungsi kota bekerja, geliat bisnis, serta organisasi yang terakomodasi dalam kehidupan perkotaan. Tujuannya adalah... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Kemana anda pergi untuk bersantap jika sedang berada di Kota Makassar?. Dalam bahasa Makassar, ”ulu” berarti kepala dan ”juku” berarti ikan. Jadi, bila ada rumah makan bernama Ulu Juku, kiranya sudah jelas apa yang disajikan sebagai menu utama di tempat tersebut. Di Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, sudah ada dua rumah makan bernama Ulu Juku. Satu di Jalan Abdullah Daeng Sirua Nomor 219 dan satu lagi beralamat di Jalan AP Pettarani, salah satu jalan protokol di bagian timur Makassar.
Jujur saja, saya bukan penggemar menu kepala ikan, mau dimasak apa pun. Pengalaman mencicipi kepala ikan sebelumnya, saya... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Sebersit pertanyaan terlintas saat melahap berbagai masakan kepala ikan di rumah makan Ulu Juku, ”Kalau yang dihidangkan kepalanya saja, dibawa ke mana daging ikan utuhnya? Bagaimanapun, ikan kakap merah dan kakap putih adalah jenis ikan yang dagingnya berharga tinggi. Jadi, sangat tidak mungkin daging-daging itu dibuang begitu saja.
”Kami memang cuma membeli kepala ikannya. Dagingnya juga beli, tetapi tidak banyak, sekadar untuk menu daging ikan goreng kentucky saja,” tutur Nadjamuddin (36), salah satu pemilik jaringan rumah makan (RM) Ulu Juku di Makassar, Sulawesi Selatan. Selain memesan ke tempat-tempat pelelangan ikan di Makassar, Ulu Juku mendapatkan kepala ikannya dari... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Setelah sempat terpuruk, kini masyarakat merasakan melakukan urusan apapun di kelurahan Panaikang menjadi gampang. Tahun lalu, warga Panaikang sempat menyegel kantor Lurah Panaikang lantaran pelayanan di kantor Kelurahan Panaikang berbelit-belit. Ditambah lagi, sikap acuh tak acuh sang lurah. Hubungan kelurahan dan warga Panaikang sempat tidak harmonis. Tapi, sejak Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengambil kebijakan mengganti Safaruddin sebagai Lurah Panaikang, semuanya berubah. A Rahmat Mappatoba yang ditunjuk menggantikan Safaruddin melakukan perubahan besar-besaran baik dari segi pelayanan publik maupun hubungan antara pemerintah kelurahan dan warga. Baca selengkapnya ...
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
|
|
|