|
| |
|
Empat Berkuah dari Makassar |
|
Rabu, 08 Februari 2012 12:24 |
|
Jakarta, Jika berkunjung ke Makassar, bersiaplah memanjakan lidah dengan sejumlah kenikmatan kuliner. Hidangan laut tentu saja menjadi pilihan pertama. Tapi bukan Makassar bila tanpa makanan khas kota ini: hidangan olahan daging berkuah, sarat rempah khas Makassar.
Sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia timur, menu makanan Makassar merupakan hasil perpaduan budaya sejumlah daerah. Budaya Cina dan Arab sangat kental mempengaruhi rasa dan menu makanan khas wilayah ini. Berikut ini beberapa menu khas Kota Daeng.
Coto Makassar
Coto Makassar menyerap hampir semua bumbu dapur. Daging dan jeroan direbus dengan beragam rempah, air beras, kaldu dari jeroan sapi dan kacang goreng halus untuk menambah rasa gurih.
Air beras bukan bumbu wajib. Sejumlah warung coto Makassar ada yang tak memakai air beras, tapi susu, atau tidak sama sekali. Isi Coto bisa sesuai dengan selera, mau jeroan, atau daging. Jangan lupa, bumbui tauco. Jangan berharap Anda akan ditemani nasi saat menyantap coto. Ya, karena coto hanya disantap dengan ketupat atau burasa (sejenis ketupat rasa gurih).
Santapan ini bisa dijumpai di sekujur Kota Makassar. Tapi hati-hati, banyak warung coto tutup saat stok coto habis. Jangan kaget, coto bisa habis pukul 12.00 WIB. Ini karena coto umumnya jadi santapan pagi dan siang. Tapi jika Anda pengin menyantapnya malam, cari yang buka 24 jam. Beberapa di antaranya:
 Coto Nusantara Jalan Nusantara (seberang Peti Kemas Soekarno Hatta Makassar) Harga: Rp 10.000 per porsi Buka: 08.00-hingga habis
Aroma Coto Gagak Jalan Gagak No 27 Makassar Telpon: 0411-870800 Harga: Rp 8.000 per porsi Buka : 24 Jam
Coto Daeng Sirua Jalan Abd. Daeng Sirua no 10 Makassar Harga: Rp 9.000 per porsi Buka: 08.00-hingga habis
Coto Daeng Begadang Ruko Jesper, Jalan Pengayoman (seberang Mall Panakukang) Jalan Karunrung, Makassar Harga: Rp. 6.000 per porsi Buka: 24 Jam
Pallubasa Mirip coto Makassar, tapi ada yang berbeda saat sesuap Pallubasa disantap. Lumer dengan sangrai kelapa, rasa asam Jawa bercampur tipis dan juga rempah pekat sebagai penambah rasa gurih pada hidangan ini. Untuk isi, Anda dapat memesan daging full, kikil, jeroan atau daging pelipis sapi. Jangan lupa memesan dengan alas, Anda akan mendapatkan kuning telur ayam kampung di atasnya.
Ini beberapa tempat penyedia Pallubasa yang cukup dikenal masyarakat Makassar. Namanya bukan berdasarkan daging bahan dasarnya, melainkan lokasi. Jadi tak perlu kuatir, kalau Anda seorang muslim.
Pallubasa Serigala Jalan Serigala Makassar Harga: Rp. 18.000 per porsi + nasi
Pallubasa Onta Jalan Onta Lama (pojok Jalan Veteran Selatan)
Pallubasa Datumuseng Jalan Datumuseng (dekat anjungan Pantai Losari)
Sop Konro/Konro Bakar
Dulu santapan ini tergolong sajian istimewa karena hanya dihidangkan khusus dalam keluarga kerajaan. Tak seperti santapan berkuah lainnya yang berisi daging dan jeroan, santapan ini justru berisi iga sapi, yang cukup lembut dagingnya. Maka Anda tak perlu terlalu bekerja keras untuk menggigitnya.
Daging yang lembut membuat santapan ini istimewa. Untuk penyajian, Anda bisa memilih dimasak atau dibakar. Namun Anda sebaiknya mencicipi konro bakar dengan bumbu kacang dan kuah yang terpisah. Maksudnya agar rempah dalam kuah bisa menari di mulut Anda. Hmm... lezat. Nah, di sana satu tempat yang sering saya coba kala menginginkan konro adalah:
Sop Konro Karebosi Jalan Gunung Lompobattang No 41 Makassar Harga: Rp. 30.000 per porsi
Sop Saudara
Hidangan satu ini berasal dari Pangkajene Kepulauan atau biasa disebut Pangkep, kabupaten di Sulawesi Selatan. Konon, resep sop ini ditemukan dua bersaudara kemudian dipatenkan dengan menyebutnya sop bersaudara. Jadi hampir semua penjual sop saudara memiliki kekerabatan antara satu dan lainnya.
Seperti makanan lainnya, sop ini berisi daging dan sejumlah jeroan, kecuali babat. Campurannya berupa bihun dan perkedel kentang tercampur dalam hidangan ini. Untuk bumbu tidak terlalu jauh berbeda dengan coto Makassar. Hanya, sop saudara menggunakan santan dan adukan telur untuk menambah kegurihan.
Warung Pangkep Sop Saudara Jalan Sulawesi Lorong 107 Makassar Harga: Rp 12.000 (nasi gratis)
(ayu ombong - tempo travel)
|
|
|
(05/09/12)
Program Pertanian Sulsel Dinilai Gagal
Makassar, Sejumlah program pertanian yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dinilai gagal dan tidak menguntungkan petani di beberapa daerah di Sulsel. Hal itu dikatakan anggota...
Read more...
(05/05/12)
Lezatnya Otak-otak Makassar
Makassar,- Pergi ke Makassar jangan lupa mencoba makanan otak-otak merk Ibu Elly. Otak-otak yang dibungkus daun pisang ukurannya lebih besar dibanding otak-otak yang ada di Jakarta. Bisa dibeli di tok...
Read more...
(05/05/12)
Relawan Jepang Ikut Kelola Sampah
MAKASSAR,- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pertamanan dan Keindahan mengadakan sosialisasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Tahun Anggaran 2012, Kamis (3/5) di Hotel Losari Metro. Dalam ...
Read more...
(05/03/12)
Investor Brasil Tinjau TPA Tamangapa
MAKASSAR – Investor asal Brasil-Amerika Serikat,Veniteli menunjukkan keseriusannya untuk membangun pabrik pengolahan sampah di Kota Makassar. Kemarin, manajemen Veniteli melakukan peninjauan ke Tem...
Read more...
(04/23/12)
Perbaikan jalan di Makassar capai Rp25 miliar
Makassar, Anggaran pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di kota Makassar mencapai Rp25 miliar lebih selama tahun anggaran 2012. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Andi Mu...
Read more...
(03/26/12)
Bosowa Constructing Hotels Worth Rp400 Billion in Makassar
Makassar, The PT Bosowa Corporation is constructing two star-rated hotels in Makassar and Bali at a total cost of Rp400 billion, its owner said. "The construction of the two hotels should be complete ...
Read more...
(03/06/12)
Wali Kota Nilai Idris Tak Berprestasi
Makassar, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin angkat suara terkait pengunduran diri Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Idris Patarai. Wali Kota menyatakan, langkah tersebut sangat tepat ...
Read more...
(02/08/12)
Empat Berkuah dari Makassar
Jakarta, Jika berkunjung ke Makassar, bersiaplah memanjakan lidah dengan sejumlah kenikmatan kuliner. Hidangan laut tentu saja menjadi pilihan pertama. Tapi bukan Makassar bila tanpa makanan khas kota...
Read more...
(02/08/12)
UIN Makassar-Brunei Darussalam Kerja Sama Pendidikan
Makassar, Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan kerja sama pendidikan dengan Kementerian Agama Brunei Darussalam. Rektor UIN Kadir Gassing di Makassar, ...
Read more...
(02/08/12)
Permintaan Komputer Diprediksi Naik 10%
Makassar, Permintaan komputer jenis netbook, notebook, maupun personal computer (PC) desktop di Sulsel diprediksi naik 10%.Kenaikan tersebut dipicu dengan pertumbuhan ekonomi daerah ini. ...
Read more...
|
|
|
 |
|
| |
|
| |
|
Makassar,- Pergi ke Makassar jangan lupa mencoba makanan otak-otak merk Ibu Elly. Otak-otak yang dibungkus daun pisang ukurannya lebih besar dibanding otak-otak yang ada di Jakarta. Bisa dibeli di tokonya di Jl Kijang Makassar, Sulawesi Selatan. Bungkusan otak-otaknya selalu dibungkus daun warna hijau muda yang masih segar dan harga Rp 2.800 per buah.
Untuk yang tinggal di Jakarta sudah ada cabang di Pantai Indah Kapuk dan Jalan Fatmawati yang dikelola anaknya. Setiap hari otak-otak dengan rasa ikan tengiri ini memproduksi 10.000 bungkus otak-otak. Sebagian besar untuk oleh-oleh wisatawan yang habis melancong... Baca selengkapnya ...
|
|
Jakarta, Jika berkunjung ke Makassar, bersiaplah memanjakan lidah dengan sejumlah kenikmatan kuliner. Hidangan laut tentu saja menjadi pilihan pertama. Tapi bukan Makassar bila tanpa makanan khas kota ini: hidangan olahan daging berkuah, sarat rempah khas Makassar.
Sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia timur, menu makanan Makassar merupakan hasil perpaduan budaya sejumlah daerah. Budaya Cina dan Arab sangat kental mempengaruhi rasa dan menu makanan khas wilayah ini. Berikut ini beberapa menu khas Kota Daeng. Baca selengkapnya ...
|
|
Hiruk-pikuk Visit Makassar sepanjang 2011, nyaris tak pernah berhenti. Event demi event kepariwisataan yang digelar di kota Anging Mammiri ini, baik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar, maupun sejumlah kegiatan yang digelar oleh berbagai instansi atau lembaga lainnya.
Termasuk pula kegiatan yang dihelat oleh kelompok-kelompok masyarakat, telah memberi dampak positif atas jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Makassar. Fakta yang terjadi di lapangan, kalangan penerbangan internasional mengakui bahwa, dengan digelarnya Visit Makassar 2011 dengan segudang event yang memikat, telah mendongkrak tajam... Baca selengkapnya ...
|
|
Bosan dengan rutinitas kerja Anda...? liburan yang itu-itu saja, dan tempat-tempat yang sudah Anda hapal betul letaknya...? Anda ingin sesuatu yang baru, segar, sejuk, dan belum pernah Anda kunjungi sebelumnya...?
Cobalah untuk benar-benar kabur, get away. Lakukan liburan yang sesungguhnya. Nikmati sebuah liburan seru di Pulau Samalona, Kota Makassar. Pulau kecil ini berada di wilayah Kota Makassar, termasuk dalam jajaran gugus pulau-pulau kecil. Untuk menjangkaunya cukup mudah, yang Anda perlukan adalah tiket perjalanan menuju Kota Makassar, dan dari Kota Makassar telah tersedia... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Sungai Tallo yang tenang dan cokelat membuat kami tak was-was menelusuri perjalanan ke Desa Lakkang dari Dermaga Universitas Hasanuddin akhir pekan kemarin. Tak ada kekhawatiran tersirat di antara rombongan kami yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara, Pak Tua mendekati saya, "sebenarnya banyak buaya di sungai ini," ia berbisik tanpa senyum.
Perjalanan menggunakan katinting (ucapan warga untuk perahu yang kami naiki) dari Dermaga Unhas ke Desa Lakkang hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit. Di kiri kanan tepian sungai menghampar pohon...Baca selengkapnya ...
|
|
Potensi laut yang masih tertidur. Transportasi menjadi kendala pengembangannya. Meski dilingkupi alam yang ganas, tak luput dari pencurian. Kaki Reflina Imania Juwita berayun-ayun mengikuti irama dangdut sekadarnya. Malam itu menjadi penutup kunjungan di Taman Nasional Taka Bonerate, Selayar, Sulawesi Selatan. Reflina bersama enam kawannya dari Forum Penyelam Mahasiswa Indonesia (FPMI) bergabung dalam ekspedisi Taka Bonerate dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu. Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Staf ahli Bidang Perekonomian Pemerintah Kota Makassar, Abdul Madjid Sallatu, mengatakan, untuk menjadi kota dunia, Makassar harus merevitalisasi perencanaan pembangunannya. Makassar bisa mengambil referensi dari India dan Cina.
Hal tersebut diungkapkan oleh Madjid di ruang pola kantor Wali Kota Makassar saat memaparkan hasil pertemuan 43 wali kota sedunia dalam World Cities Summit di Singapura. Revitalisasi tersebut harus memperhatikan empat indikator penting, yakni arus manusia, bagaimana fungsi kota bekerja, geliat bisnis, serta organisasi yang terakomodasi dalam kehidupan perkotaan. Tujuannya adalah... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Kemana anda pergi untuk bersantap jika sedang berada di Kota Makassar?. Dalam bahasa Makassar, ”ulu” berarti kepala dan ”juku” berarti ikan. Jadi, bila ada rumah makan bernama Ulu Juku, kiranya sudah jelas apa yang disajikan sebagai menu utama di tempat tersebut. Di Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, sudah ada dua rumah makan bernama Ulu Juku. Satu di Jalan Abdullah Daeng Sirua Nomor 219 dan satu lagi beralamat di Jalan AP Pettarani, salah satu jalan protokol di bagian timur Makassar.
Jujur saja, saya bukan penggemar menu kepala ikan, mau dimasak apa pun. Pengalaman mencicipi kepala ikan sebelumnya, saya... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Sebersit pertanyaan terlintas saat melahap berbagai masakan kepala ikan di rumah makan Ulu Juku, ”Kalau yang dihidangkan kepalanya saja, dibawa ke mana daging ikan utuhnya? Bagaimanapun, ikan kakap merah dan kakap putih adalah jenis ikan yang dagingnya berharga tinggi. Jadi, sangat tidak mungkin daging-daging itu dibuang begitu saja.
”Kami memang cuma membeli kepala ikannya. Dagingnya juga beli, tetapi tidak banyak, sekadar untuk menu daging ikan goreng kentucky saja,” tutur Nadjamuddin (36), salah satu pemilik jaringan rumah makan (RM) Ulu Juku di Makassar, Sulawesi Selatan. Selain memesan ke tempat-tempat pelelangan ikan di Makassar, Ulu Juku mendapatkan kepala ikannya dari... Baca selengkapnya ...
|
|
Makassar, Setelah sempat terpuruk, kini masyarakat merasakan melakukan urusan apapun di kelurahan Panaikang menjadi gampang. Tahun lalu, warga Panaikang sempat menyegel kantor Lurah Panaikang lantaran pelayanan di kantor Kelurahan Panaikang berbelit-belit. Ditambah lagi, sikap acuh tak acuh sang lurah. Hubungan kelurahan dan warga Panaikang sempat tidak harmonis. Tapi, sejak Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengambil kebijakan mengganti Safaruddin sebagai Lurah Panaikang, semuanya berubah. A Rahmat Mappatoba yang ditunjuk menggantikan Safaruddin melakukan perubahan besar-besaran baik dari segi pelayanan publik maupun hubungan antara pemerintah kelurahan dan warga. Baca selengkapnya ...
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
|
|
|